Di sebuah ruang kelas yang sangat riuh di sekolah SD 01 Pagi Pondok Kelapa, anak-anak bermain sambil belajar dengan membuat sebuah lingkaran besar. Hari itu di mana mereka sedang belajar asyik dengan riang. Guru meminta kepada muridnya untuk saling bertukar cerita, tentang tradisi Indonesia seperti keindahan raja laut ampat, lalu lompatan batu nias dengan dialeknya yang khas dan masih banyak lagi cerita tentang tradisi Indonesia. Di sini kita belajar tentang sejarah-sejarah tradisi Indonesia yang merupakan sebuah komitmen dari potret nyata di Indonesia.
Di jaman sekarang ini, komitmen bukan sekedar diucapkan dalam upacara bendera, tapi juga harus di laksanakan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui penguatan literasi murid dalam belajar, harapannya adalah untuk membangun murid untuk lebih kreatif dan inovasi. Peran pembelajaran Bahasa Indonesia, kini semakin di perkuat sebagai identitaas nasional yang utama bagi para murid di seluruh Indonesia. Sebagai bangsa Indonesia, kita harus bisa menjadi pemersatu bangsa dalam komunikasi dengan menggunakan Bahasa Indonesia. Fondasi yang penting untuk menanamkan rasa cinta tanah air, kepedulian, di mulai dari sejak usia dini. Melalui pengajaran yang tepat, murid di harapkan bisa di ajak untuk memahami estetika serta kekayaan kosakata yang terkandung dalam Bahasa resmi. Anak-anak juga berperan penting agar tujuan nilai-nilai kebangsaan dapat terserap dengan cara yang jauh lebih bermakna. Bahkan di luar negeri pun, orang asing belajar Bahasa Indonesia karena ingin bisa berbahasa Indonesia dengan baik dan benar.
Guru juga menyisipkan peran penting kepada muridnya untuk pentingnya menjaga kehormatan Bahasa nasional dalam setiap aktivitas sehari-hari. Pemahaman mengenai sejarah bangsa Indonesia juga di tanamkan di dalam kelas dan setiap murid di dorong untuk berani berbicara menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Pembelajaran juga di kaitkan dengan sebuah permainan, agar murid tidak cepat bosan dan lebih tertarik lagi dengan pembelajaran Bahasa Indonesia. Terkadang murid cepat bosan dengan pembelajaran Bahasa Indonesia, di karenakan pembelajarannya kurang kreatif. Sinergi antara lingkungan belajar dan pelestrarian budaya memberikan wawasan baru mengenai pentingnya Bahasa Indonesia sebagai perjuangan di era modern saat ini. Murid di ajarkan Bahasa yang baik untuk meningkatkan kecerdasan serta kesantunan dalam tata Bahasa. Budaya literasi juga, harus menjadi nafas utama dalam setiap gerak langkah pengabdian di dunia Pendidikan. Masa depan peradabaan yang mandiri secara budaya sangat beruntung pada seberapa disiplinnya kita dalam menggunakan Bahasa nasional ke dalam aktivitas sehari-hari.
Sekarang Bahasa Indonesia sudah setara dengan Bahasa-bahasa asing loh, keren kan…. Jadi saya sebagai bangsa Indonesia sangat bangga ketika Bahasa yang kita gunakan dalam kehidupan sehari-hari bisa menjadi Bahasa yang internasional di dunia Pendidikan. Bahasa nasional juga menjadi kunci utama mencetaknya sistem yang baik. Harapannya, setiap lulusan memiliki kematangan dalam fungsi strategi Bahasa sebagai alat pemersatu bangsa di tengah perbedaan Bahasa yang ada. Mari kita perkuat terus, mengenai pengetahuan maupun tulisan dalam Bahasa Indonesia untuk menjadikan mereka pribadi yang bijak dalam menyampaikan pendapat secara lisan. Semoga anak murid kita di masa yang akan datang, lebih jauh menguasai komunikasi serta penulisan dalam menggunakan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa yang internasional di semua dunia. Di akhir dari cerita ini saya ingin menyimpulkan bahwa dari keberagaman latar belakang suku dan kebiasaan, bisa menjadi pembelajaran yang efektif dan bisa menjadi gemar membaca dan menulis. Saya juga berharap bangsa Indonesia bisa menjadi rumah bersama dan juga memiliki satu Bahasa yang menyatukan mereka sebagai satu bangsa.
