
Kepedulian sosial bukan hanya tentang memberi, tetapi tentang belajar memahami, merasakan, dan bertanggung jawab terhadap lingkungan sekitar. Nilai inilah yang tercermin dalam kegiatan Pelajar Peduli Level VII Khadijah SMP Al Muslim yang dilaksanakan pada Jumat, 6 Februari 2026. Mengusung tema “Satu Aksi, Sejuta Arti”, kegiatan ini menjadi wujud nyata pendidikan karakter yang tidak hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi juga dipraktikkan langsung dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan Pelajar Peduli ini berlangsung dengan penuh semangat dan kebersamaan. Seluruh rangkaian acara dirancang untuk menumbuhkan empati, kepedulian sosial, serta rasa tanggung jawab peserta didik melalui tindakan nyata yang sederhana namun sarat makna. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang pentingnya berbagi, tetapi juga memahami bahwa setiap aksi kebaikan sekecil apa pun dapat memberikan dampak besar bagi orang lain.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembagian bingkisan berupa sembako kepada tim kebersihan dan petugas keamanan. Mereka adalah sosok-sosok yang sering kali bekerja di balik layar, namun memiliki peran penting dalam menjaga kenyamanan dan keamanan lingkungan sekolah. Pemberian bingkisan ini menjadi bentuk kepedulian sekaligus apresiasi atas dedikasi mereka yang selama ini mungkin jarang disorot, tetapi sangat berarti.
Melalui momen ini, peserta didik belajar untuk menghargai setiap peran dalam masyarakat tanpa memandang latar belakang. Para siswa diajak untuk menyadari bahwa rasa hormat dan terima kasih tidak hanya diwujudkan melalui kata-kata, tetapi juga melalui tindakan nyata. Senyum tulus dan rasa haru dari para penerima bingkisan menjadi bukti bahwa perhatian kecil mampu menghadirkan kebahagiaan yang besar.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan aksi berbagi di Yayasan Al Muhsinin. Di tempat ini, para siswa berinteraksi langsung dengan lingkungan sosial yang membutuhkan perhatian dan kepedulian. Aksi berbagi yang dilakukan bukan semata-mata tentang memberikan bantuan, tetapi juga tentang membangun rasa empati, kepekaan sosial, dan kesadaran bahwa masih banyak saudara di sekitar kita yang membutuhkan uluran tangan.
Interaksi langsung dengan masyarakat memberikan pengalaman berharga bagi peserta didik. Mereka belajar untuk mendengarkan, memahami kondisi orang lain, serta menumbuhkan rasa syukur atas nikmat yang telah dimiliki. Pengalaman ini menjadi pembelajaran hidup yang tidak selalu bisa diperoleh melalui buku pelajaran, tetapi sangat penting dalam pembentukan karakter.
Tema “Satu Aksi, Sejuta Arti” terasa sangat relevan dengan kegiatan ini. Setiap langkah kecil yang dilakukan para siswa membawa makna mendalam, baik bagi penerima manfaat maupun bagi peserta didik itu sendiri. Satu aksi berbagi mampu membuka mata, melembutkan hati, dan menanamkan nilai kemanusiaan yang akan terus tumbuh seiring waktu.
Lebih dari sekadar kegiatan sosial, Pelajar Peduli Level VII Khadijah SMP Al Muslim merupakan bagian dari proses pendidikan karakter yang berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, siswa dilatih untuk peka terhadap lingkungan, bertanggung jawab atas peran sosialnya, serta memiliki keberanian untuk berbuat baik. Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat tertanam kuat dan menjadi bekal dalam kehidupan mereka di masa depan.
Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa sekolah memiliki peran penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga unggul secara moral dan sosial. Pendidikan yang sesungguhnya adalah pendidikan yang mampu menyentuh hati dan menggerakkan tindakan.
Dengan terlaksananya kegiatan Pelajar Peduli ini, diharapkan semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh di kalangan peserta didik. Karena pada akhirnya, perubahan besar selalu dimulai dari langkah kecil. Satu aksi yang dilakukan dengan tulus, akan selalu memiliki sejuta arti bagi kemanusiaan.
