Suasana di lingkungan Yayasan Al Muslim Tambun pagi ini tampak berbeda dari biasanya. Sinar matahari yang hangat seolah ikut memancarkan semangat kemenangan setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa. Di tengah rindangnya pepohonan sekolah, berkumpul ratusan siswa, guru, dan staf dalam satu barisan yang rapi sebuah perjumpaan yang lebih dari sekadar seremoni, yakni Halal bi Halal Keluarga Besar Al Muslim.

Acara dimulai dengan momen yang paling menyentuh dalam perhelatan Halal bi Halal di Yayasan Al Muslim Tambun ketika representasi perwakilan siswa dari setiap jenjang pendidikan SD SMP SMA SMK melangkah maju ke depan lapangan utama.

Prosesi ini bukan sekadar formalitas, melainkan simbolisasi dari kerendahan hati dan pengakuan atas perjalanan spiritual yang telah dilalui bersama. Kehadiran perwakilan dari SD, SMP, SMA, hingga SMK di depan dewan guru menggambarkan kesatuan langkah dalam satu naungan yayasan. Suasana seketika menjadi hening dan penuh haru saat para siswa terpilih ini berdiri berhadapan dengan guru-guru mereka.

Setelah prosesi permohonan maaf dari perwakilan siswa selesai, suasana lapangan Yayasan Al Muslim Tambun semakin hening dan khidmat saat Bapak Najemuddin, S.Si., M.Pd., selaku Kepala Bidang Pendidikan, melangkah menuju podium. Dengan pembawaan yang tenang namun berwibawa, beliau memberikan sambutan yang tidak hanya menyentuh hati, tetapi juga menjadi kompas moral bagi seluruh civitas akademika. Acara berikutnya ramah tamah dan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Lukmanul hakim, S.Pd.i. Langit Tambun menjadi saksi bagaimana jabat tangan yang erat mampu menghapus jarak, menyatukan hati, dan menyalakan kembali semangat untuk menuntut ilmu dengan jiwa yang fitrah.

Momen Penuh Takzim dan Ketulusan

Puncak acara yang paling dinantikan adalah sesi bersalaman atau mushofahah. Prosesi ini berlangsung dengan penuh kekhidmatan Langkah Tertib Para siswa berbaris rapi menurut kelasnya masing-masing, berjalan perlahan menghampiri barisan guru. Gestur Penghormatan Dengan wajah yang tulus, satu per satu siswa menundukkan kepala, mencium tangan bapak dan ibu guru sebagai tanda bakti dan permohonan maaf atas segala khilaf selama proses belajar mengajar. Doa yang Terucap Di sisi lain, para guru menyambut dengan senyum hangat dan usapan di pundak, menyelipkan doa-doa kebaikan agar ilmu yang diberikan menjadi berkah dunia dan akhirat.

“Halal bi Halal ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum bagi kita untuk meruntuhkan dinding ego. Di Al Muslim, kita adalah satu keluarga besar yang saling menguatkan dalam iman dan ilmu,” ungkap salah satu pengurus yayasan dalam

sambutannya.

Mempererat Ikatan Kekeluargaan

Tidak hanya antara siswa dan guru, suasana hangat juga menyelimuti interaksi antar sesama pendidik dan staf yayasan. Tawa kecil dan obrolan ringan mengenai pengalaman mudik sesekali terdengar, namun tetap dalam koridor kesantunan yang menjadi ciri khas Yayasan Al Muslim.

Melalui kegiatan ini, Yayasan Al Muslim Tambun kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki adab dan akhlakul karimah.

Semoga semangat Halal bi Halal ini terus terjaga, menjadikan lingkungan sekolah sebagai tempat yang penuh kedamaian dan keberkahan bagi seluruh civitas akademika.

Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, Mohon Maaf Lahir dan Batin.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *