Bulan Ramadhan di SD Al Muslim bukan sekadar agenda tahunan. Ramadhan adalah tempat Pendidikan karakter. Kegiatan di bulan Ramadhan ini, di SD Al Muslim guru tidak hanya mengajar materi pelajaran, akan tetapi guru juga membimbing sikap dan perilaku peserta didik. Kegiatan tersebut dinamakan kegiatan sanlat atau pesantren kilat. Kegiatan sanlat dirancang untuk menumbuhkan akhlak mulia dan menguatkan karakter yang baik.
Menumbuhkan karakter yang baik merupakan tugas yang mulia namun bukan tugas yang mudah. Karena selalu ada tantangan yang harus dilalui. Karena Sebagian peserta didik masih kesulitan dalam disiplin, tanggung jawab, percaya diri, adab sopan santun saat berbicara maupun berperilaku. Misalnya peserta didik kurang percaya diri saat berpresentasi harus berbicara di depan umum. Di sinilah peran guru menjadi sangat penting untuk memberi motivasi supaya peserta didik berani dan percaya diri untuk tampil di depan umum.

Pembetukan karakter peserta didik membutuhkan proses yang tidak sebentar. karena kami sebagai guru menyadari bahwa karakter tidak terbentuk dalam satu hari. Karakter tumbuh melalui pembiasaan. Oleh karena itu, setiap pagi kegiatan di SD Al Muslim selama Ramadhan dimulai dengan tadarus Al-Qur’an, melantunkan asmaul husna dan sholat dhuha bersama. Kegiatan itu dilaksnakan salng bergantian sesuai jadwal. Saat kegiatan itu berlangsung guru membimbing bacaan dengan sabar dan membimbing gerakan sholat yang benar. Dari kegiatan ini, peserta didik belajar disiplin, tanggung jawab, dan rasa hormat.
Tantangan berikutnya adalah menjaga semangat dan istiqomah belajar saat berpuasa. Rasa lapar, haus dan lelah sering membuat anak mudah lemes, dan emosi. kami sebagi guru menghadapi kondisi ini dengan pendekatan yang lemah lembut dan penuh kesabaran. Selain itu kami juga mengatur pembelajaran lebih variatif dan interaktif. Misalnya dengan diskusi kelompok, kuis ringan menggunakan aplikasi digital yang menarik , dan refleksi harian menjadi bagian dari strategi pembelajaran. Dengan cara ini, peserta didik tetap semangat dalam belajar walaupun kondisi sedang puasa. Bulan Ramadhan juga menjadi momen untuk melatih kejujuran. Karena pekan pertama ketika masuk sekolah adalah jadwal kegiatan formatif atau ulangan harian. Saat ulangan atau penilaian, guru menekankan pentingnya nilai kejujuran. Nilai tinggi tidak berarti jika diperoleh dengan cara yang salah. Guru memberi pemahaman bahwa Allah selalu melihat usaha setiap hamba-Nya. Guru menyadari bahwa kejujuran adalah fondasi akhlak mulia.
Selain itu, guru menghadapi tantangan dalam membangun kepedulian sosial. Tidak semua anak peka terhadap kondisi orang lain. SD Al Muslim mengadakan kegiatan takjil on the road atau berbagi takjil yang dilaksanakan oleh siswa level 4,5 dan 6. Selain berbagi takjil SD Al Muslim juga berbagi parsel sedrhana untuk warga Al Muslim, khusunya untuk ob, satpam dan pengasuh day care. Melalui kegiatan berbagi takjil dan parsel sederhana ini , guru menanamkan sifat empati dan peduli kepada sesama. Peserta didik dilibatkan langsung dalam proses menyiapkan dan membagikan makanan. Mereka belajar bahwa berbagi bukan tentang jumlah, tetapi tentang keikhlasan.
Peran guru juga terlihat saat pesantren kilat berlangsung. Materi tentang sabar, syukur, dan adab kepada orang tua disampaikan dengan bahasa sederhana. Guru memutar video cerita nyata dan kisah teladan Rasulullah. Metode ini membuat peserta didik lebih mudah memahami dan meneladani. Nilai-nilai karakter tidak hanya didengar, tetapi dirasakan.
Di akhir Ramadhan kita dapat merefleksi bahwa guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai teladan, pembimbing, dan sahabat bagi peserta didik. Keteladanan guru menjadi cermin yang ditiru anak setiap hari.
Ramadhan di SD Al Muslim membuktikan bahwa pendidikan karakter harus dilakukan secara terencana dan berkelanjutan. Nilai sabar, jujur, disiplin, tanggung jawab, percaya diri dan peduli ke sesama harus ditanamkan melalui kegiatan nyata. Tantangan tidak dihindari, tetapi dihadapi dengan strategi dan kolaborasi.
Selama bulan Ramadhan menguatkan karakter. Setiap pengalaman yang baik layak dibagikan agar menjadi inspirasi. Karena pada akhirnya, tujuan pendidikan bukan hanya mencetak peserta didik yang cerdas, tetapi juga berkarakter dan berakhlak mulia.
Semoga Ramadhan terus menjadi tempat belajar karakter di SD Al Muslim. Semoga guru-guru senantiasa diberi kekuatan, kesabaran dalam membimbing peserta didik dengan hati yang tuus. Sehingga menghasilkan peserta didik yang soleh, solihah dan berakhlak mulia.
