Bulan Ramadhan akan segera tiba dan menjadi bulan yang istimewa di SD Al Muslim. Suasana di sekolah sudah terasa berbeda, anak-anak terlihat senang dan tidak sabar menyambut bulan yang penuh berkah ini. Namun, menyambut datangnya Ramadhan tidak hanya tentang menyiapkan makanan sahur dan berbuka yang lebih penting adalah menyiapkan hati dan sikap agar menjadi lebih baik dalam beribadah, dan berbuat baik untuk menambah rasa syukur terhadap Allah untuk semua nikmat yang telah dikaruniakan kepada kita.
Bagi guru dan siswa-siswi Al Muslim, Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus. Ramadhan adalah waktu untuk menumbuhkan jejak kebaikan dalam setiap kegiatan. salah satu contoh kegiatan yang ada di SD Al Muslim selama bulan Ramadhan yaitu Gema Ramadhan, pada kegiatan ini sekolah melibatkan guru yang berkompeten untuk memberikan materi-materi yang berkaitan dengan bulan Ramadhan, seperti tentang kisah nabi, sejarah dan hukum berpuasa saat bulan Ramadhan, serta membahas hal lainnya untuk menumbuhkan semangat dalam menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Setiap pagi selama bulan Ramadhan kegiatan dimulai dengan tadarus bersama sebelum pelajaran dimulai, siswa melaksanakan tadarus bersama di kelas. Kegiatan ini membuat suasana pagi menjadi lebih tenang dan penuh berkah. Selain tadarus, siswa juga melaksanakan sholat Dhuha berjamaah. Melalui kegiatan ini, siswa belajar disiplin, tanggung jawab, dan kekhusyukan dalam beribadah dengan kegiatan ini siswa merasa termotivasi menjalankan ibadah dengan sungguh-sungguh.
Untuk menumbuhkan rasa peduli, sekolah juga mengadakan program berbagi. Setiap kelas mengumpulkan infaq yang dikumpulkan setiap hari jum’at yang nantinya akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan di sekitar sekolah. Siswa terlihat antusias membawa sebagian uang saku mereka dengan ikhlas. Guru menjelaskan bahwa berbagi tidak harus banyak, yang penting dilakukan dengan hati yang tulus. Dari kegiatan ini, siswa belajar bahwa kebahagiaan juga bisa dirasakan saat memberi. Selain mengumpulkan infaq, program berbagi lain yaitu memberikan parsel kepada warga sekolah seperti satpam, guru, office boy di lingkungan sekolah. Pada kegiatan ini siswa merancang dan membuat sendiri parsel yang akan diberikan, masing-masing kelas membuat minimal 2 parsel yang akan dibagikan, mereka saling bergotong royong mulai dari membawa makanan untuk isian parsel sampai alat-alat yang digunakan.

Dalam kegiatan membuat parsel para siswa sangat antusias sekali karena baru pertama kali kegiatan membuat parsel ini diadakan, mereka saling mendukung dalam menyiapkannya, ada yang menata isi parcel, ada yang menghias agar terlihat lebih indah, mudah-mudahan dengan kegiatan ini para siswa dapat memahami artinya berbagi dan kerja sama dalam sebuah tim untuk mencapai tujuan bersama sehingga terjalin keakraban antar mereka.
Tidak hanya itu, SD Al Muslim juga mengadakan pesantren kilat. Dalam kegiatan ini, siswa mendapatkan materi tentang akhlak, kejujuran, dan pentingnya saling menghormati. Kegiatan dikemas dengan cara yang menyenangkan, seperti mengikuti lomba gema Ramadhan dan cerita inspiratif. Anak-anak mengikuti dan mendengarkan dengan penuh perhatian. Mereka diajak untuk mempraktikkan langsung sikap sabar, jujur, dan saling membantu dalam kehidupan sehari-hari..
Menjelang waktu berbuka, sekolah mengadakan buka puasa bersama. Guru, siswa, dan karyawan duduk bersama di halaman depan SD, sambil menunggu adzan magrib siswa mendengarkan kultum yang disampaikan oleh salah satu dari mereka. Suasana hangat terasa ketika mereka berbagi makanan dan saling tersenyum. Sebelum berbuka, salah satu siswa memimpin doa. Momen ini menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah bagian dari kebaikan yang perlu dijaga, kegiatan dilanjutkan dengan sholat magrib berjamaah, makan malam, sholat isya dan sholat tarawih berjamaah dan diakhiri dengan makan sahur serta sholat subuh berjamaah.

Di SD Al Muslim, Ramadhan adalah momen untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Melalui kegiatan ibadah, berbagi, dan kebersamaan, siswa diajak untuk menumbuhkan jejak kebaikan dalam hati mereka. Harapannya, jejak itu akan terus tumbuh dan menjadi bagian dari karakter mereka sepanjang hidup.
